Rabu, 24 Agustus 2016

Hasil Riset Prof.Hazbullah Thabrany Untuk Mengurangi Perokok di Indonesia

25 Agustus 2016 - www.indoblog.me Berikut adalah tentang Hasil Riset Prof.Hazbullah Thabrany Untuk Mengurangi Perokok di Indonesia seperti yang sudah kita ketahui adalah Prof.Hazbullah Tabrani merupakan adalah Ketua Kajian Pusat Ekonomi dan Kajian Kesehatan Fakultas Kesehatan UI (Universitas Indonesia) yang dimana awal mulanya hebohnya berita harga rokok naik menjadi 50ribu adalah dari hasil riset tersebut dan apa saja riset yang telah dilakukannya?

Yang dimana penjelasan hasil riset ini adalah merupakan ucapan maupun perkataan yang diungkapkan oleh Prof.Hazbullah Tabrani pada sebuah acara televisi, kita sebut saja di "tvone" pada acara indonesia lawyers club (ILC) yang di bawakan oleh bang karni ilyas, yang dimana pada acara tersebut Prof.Hazbullah Tabrani mengemukakan bahwa harga rokok 50ribu itu baru hasil riset saja yang dimana riset tersebut dilakukan secara bertahap.

Baca: Wow ini Dia Bocoran Dana Untuk Kampanye Mengurangi Perokok di Indonesia
Profil Lengkap Prof.Hazbullah Thabrany

Prof.Hazbullah Tabrani melakukan riset dari nomor telepon secara acak yang ada di wilayah indonesia yang dimana samplenya diambil dari nomor nomor telepon secara acak yang awalnya dimana awalnya menanyakan jika harga rokok dinaikan menjadi Rp.25.000 maka hampir 14% perekok akan berhenti merokok, kemudian pertanyaan tersebut diulang dan jika harga rokok dinaikan menjadi Rp.35.000 maka koresponden hampir 27% mengatakan baru mereka akan berhenti merokok dan kemudian pertanyaan diulang lagi dan jika harga rokok dinaikan menjadi Rp.50.000 maka dari hasil survey tersebut hampir 74% mereka akan berhenti merokok jadi sekarang anda sudah tahu dari mana asal mulanya isu harga rokok naik menjadi 50ribu tersebut.

Ternyata isu kenaikan harga rokok tersebut isunya diambil dari hasil survey tersebut, kemudian ada 1 media cetak ternama yang mempublikasinnya sehingga jadilah rentetan dan menjadikan sebuah berita ini menjadi isu terpanas di indonesia, semoga anda sekarang paham tentang hal tersebut tetapi dari kajian yang admin perhatikan sepertinya kenaikan harga rokok mencapai 50ribu tidak akan terjadi karena pemerintah pun tidak akan semudah membalikan telapak tangan untuk menaikan harga rokok yang mendadak secara signifikan.

Profil Dr Hasbullah Thabrany Data Dari World Healt Organization (WHO)

"Dr Hasbullah Thabrany Posisi saat ini adalah Pusat Ekonomi Kesehatan dan Kebijakan , Universitas Indonesia, Kerja saat ini: Konsultan pada Asuransi Kesehatan Nasional di Indonesia , studi pada cakupan kesehatan di 72 kabupaten , studi pada akses pasien thalassemia , studi tentang efektivitas glukosa darah pemantauan diri untuk diabetes mellitus , studi pada kontrol diet dan kepatuhan pengobatan hipertensi , dan biaya - perhatian dari peritoneal dan hemodialisis".

"Keahlian khusus terkait dengan Kelompok Kerja: H. Thabrany , lulus dari Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Dokter Kesehatan Masyarakat membentuk University of California di Berkeley . Dia mendirikan pendidikan profesional pada pembiayaan kesehatan . Dia adalah ahli kunci dalam merancang NHI di Indonesia . Dia telah terlibat dalam beberapa penelitian tentang biaya dan kualitas perawatan berbagai penyakit tidak menular seperti thalassemia , hipertensi , kegagalan ginjal dan diabetes mellitus .

Baca Juga: Menghebohkan Tersebar Kopi Bermerk Jessica Kumala Wongso di Facebook

Ok Guys dan Sahabat Semuanya Cuman Hanya itu dulu Informasi Pada Sore ini dengan Hasil Riset Prof.Hazbullah Thabrany Untuk Mengurangi Perokok di Indonesia dan semoga isu ini tidak menjadi buah bibir yang berkepanjangan dan atas kunjungannya kami ucapkan terima kasih dan sudah dapat dipastikan bahwa isu naiknya harga rokok menjadi 50Ribu adalah HOAX, wassalam.

1 komentar so far

hasil riset saya sendiri di LIPI dengan SEM EDAX membuktikan ASAP rokok itu cuma mengandung 4 unsur dan tidak membahayakan sama sekali . jika ada yang bilang membahayakan itu penelitian yang tidak berdasar sebab kurang ke ilmuan mereka atau bisa dikatakan kurang FAHAM tapi mulut nya gede , dan yang di uji pasti tembakau nya bukan ASAP nya sementara hasil riset saya sendiri di tahun 2004 itu dengan membekukan ASAP NYA dan cuma dengan teknik yang saya punya , ASAP DI BEKUKAN baru di uji sampel ASAP NYA , telah sah dan terbukti ASAP ROKOK YANG DIHISAP CUMA MENGANDUNG 4 unsur , kalau rokok di katakan mengandung ini itu 100 % bohong dan penipuan besar
ini WEB SAYA silahkan kunjungi jika masih KURANG FAHAM
http://pengendapasap.blogspot.co.id/


EmoticonEmoticon