Kamis, 11 Desember 2014

Ini Dia Perbedaan Open SSH dan Drop Bear

Apa sih Perbedaan Open SSH dan Drop Bear itu? sebenarnya keduanya tidaklah cukup berbeda tujuannya untuk turnelling sebagi bypass firewall dengan jalur koneksi yang cukup aman dan cukup terenskripsi, cara ini juga bisa digunakan sebagai keamanan dalam berinternet ria terutama bagi yang akun paypal, bank online dan sejenisnya dan sangat cukup saya sarankan untuk menggunakan vpn maupun ssh tetapi harus yang terpercaya dan bukan memakai gratisan, kalau anda mau belajar menggunakan ssh bisa dilihat CEK DISINI mungkin saja bisa membantu buat yang masih belajar.

Sekarang kita langsung saja apa sih perbedaan dari dropbear dan openssh tersebut, dan berikut adalah ulasannnya bagi anda:

Perbedaan Mendasar dari Dropbear dengan OpenSSH
1.  Open ssh secara umum menggunakan port 22, 80 dan 143 sedangkan dropbear secara umum menggunakan port 109 dan 443 , port 22 sudah tentu merupakan port default SSH Secure Shell, port 80 merupakan port default web server jadi misal ketika pengguna/user mengetikan alamat ip maka web browser akan menerjemaha alamat web tersebut misal www.google.com maka web browser akan menerjemahkannya ke ip dalam bentuk bentuk angka cuman kita tidak melihatnya saja yang kita lihat hanyalah sederetan tulisan, port 143 biasa digunakan IMAP4 Server , port 443 biasa digunakan untuk SSL server atau Secure Sockets Layer Server dan sekarang kenapa ssh menggunakan port 22 sebagai defaultnya ya kan itu protocol standar internasional, tetapi kenapa akun ssh ada yang menggunakan port 443 apa hubungannya ya, ya silahkan tanyakan sama mbah google kalau dibahas disini mungkin terlalu panjang sekali.

2. Open ssh yang menggunakan kartu telkomsel sering DC sedangkan dropbear cukup stabil, tetapi dari situs berpendapat open ssh lebih stabil dan jarang bengong sebenarnya tidak juga, yang menentukan bengong tidaknya seberapa baik dan bagus jumper firewall terhadap dns default operator yang anda gunakan, jika jumper firewall semakin bagus maka dengan UL dan DL hanya 512kps pun bisa menyaingi yang 14mbps, mungkin anda pernah bertanya kenapa setelah dicek speed test bagus tetapi hasilnya tetap seperti biasa saja, berarti sebagian jalur koneksi anda dicekal.

3. Bagi pengguna internetan gratis jika inject anda berjalan di open ssh sudah dapat dipastikan bisa jalan juga dijalur dropbear tetapi jika inject anda berjalan di dropbear belum tentu bisa jalan di open ssh, why? kenapa? sebenarnya itulah yang paling utama yang mempengaruhi kecepatan koneksi internet terutama bagi pengguna internet gratisan, dimana setiap pembuat inject pasti punya cara tersendiri, terutama bagi pengguna inject gratisan anda harus mencoba apakah itulah inject yang terbaik bagi koneksi anda atau bukan? kenapa anda menggunakan inject gratisan , secara logika semua yang serba gratisan tentu saja tidaklah maksimal kecuali anda sudah tahu kuncinya dan tekhniknya.

4. Untuk yang menggunakan open ssh harus mengguna VPS (Virtual Private Server) yang cukup besar kalau yang menggunakan dropbear tentu saja lebih ringan dalam menggunakan daya memorinya, oleh karena itu jika anda menggunakan openshh dengan spesifikasi komputer anda yang rendah maka anda akan merasakan maka komputer anda berat ya sudah barng tentu karenamenggunakan daya yang besar jadi antara server ssh dan komputer anda akan melakukan pertukaran data dengan daya yang cukup besar, dan sekarang anda silahkan cek dan pegang modem anda dengan akses internet menggunakan ssh dengan cara biasa-biasa saja coba rasakan panasan mana? anda bisa testing sendiri. sekarang coba rasakan dengan yang menggunakan dropbear dengan akses internet biasa - biasa saja? silahkan testing sendiri, gunakan perasaan untuk melakukannya , yang dirasakan itu jangan soal cinta saja, tetapi apa yang kamu pakai dan miliki sekarang harus dirasakan juga ^_^

5. Open SSH dan dropbear walaupun sama-sama terenskripsi dalam melakukan pertukaran datanya tetapi yang lebih aman adalah dropbear tetapi anda tidak mudah menemukan akun dropbear yang gratis yang cukup banyak, sedangkan open ssh sebenarnya sangat cukup banyak malahan dengan bantuan software saja anda bisa menemukan ribuan akun openssh yang aktif.

6. Kalau saya ditanya pilih mana antara menggunakan openssh dan dropbear, untuk keamanan dalam browsing saya lebih memilih dropbear dan biasanya di proxifier untuk aplikasi browser saya arahkan ke akun dropbear terutama ketika saya login email dan membuka paypal, kalau untuk download menggunakan IDM saya menggunakan openssh jadi ketika kita melakukan misal lagi nonton youtube maka tidak akan langsung drop karena bareng dengan IDM yang sedang download, pasti anda tahu ketika anda download dengan IDM sebagian besar kasus maka ketika anda melakukan browsing akan menjadi macet karena bandwitchnya terkuras habis oleh IDM, maka oleh karena itu anda harus memisalkan jalur IDM dengan jalur aktifitas browsingan anda, saya sarankan IDM gunakan akun akun ssh gratis yang banyak seperti yang ADA DISINI jadi walaupun anda bareng nonton video youtube dan sambil download via IDM maka tidak akan mudah drop.

7. Bagi anda yang ingin menggunakan open ssh dan dropbear secara bersamaan cukuplah mudah bisa anda baca disini yaitu Cara Menggunakan OpenSSH dan Dropbear Bersamaan silahkan anda baca baca mungkin bisa membantu anda yang membutuhkannya.

Dan saya rasa tulisan sederhana ini dicukupkan dan terima kasih anda telah membaca Ini Dia Perbedaan Open SSH dan Drop Bear sekali lagi terima kasih.